• unit
  • gbanner arab
  • gbanner13
  • gbanner

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا مِن قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


PP. MAQNA'UL ULUM

NPSN : 20577356

Jl. Pahlawan No.72 Sukorejo Sukowono Jember 68194 Jatim


ppmaqnaululum@gmail.com

TLP : 082337605286


          

Banner

Agenda

17 October 2019
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Statistik


Total Hits : 196035
Pengunjung : 56521
Hari ini : 9
Hits hari ini : 68
Member Online : 2
IP : 3.228.24.192
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Sekilas Berdirinya

Pondok Pesantren Maqna’ul Ulum terletak di desa Sukorejo ,sebuah desa yang terletak lebih kurang 21 KM sebelah utara ke arah timur laut dari kota Jember. Di salah satu Gumuk yang terletak antara gunung Raung dan Argopuro, yang mengapit desa Sukorejo Kec.Sukowono inilah Kiai Ahmad Nahrawi mendirikan sebuah pondok yang kemudian dikenal dengan sebutan Pondok Kiai Gumuk atau Pondok Deklekor bahkan ada yang mengatakan Pondok Karanganyar dikarenakan pondok ini bertempat di lahan baru.

Gumuk adalah sebuah gundukan tinggi serupa gunung kecil dan bukit ,Gumuk terbentuk atas letusan Gunung Raung di masa lampau. Sejarah mencatat letusan terlampau Gunung Raung di abad 16 (1500-an Masehi),dan letusan terdahsyatnya di abad 17 (sekitar 1628 M) [Sumber data : RZ Hakim].

Pada saat itu Gumuk tersebut masih merupakan kawasan hutan ,berbatuan dan semak belukar yang belum satupun bangunan berdiri diatasnya kecuali kandang babi. Bahkan hutan ini dikenal sebagai tempat yang angker.

Sekitar tahun 1957,mulailah kegiatan pembabatan lahan oleh santri, walisantri dan masyaarakat sekitar, setelah tanah gumuk diwakafkan oleh seorang masyarakat tidak jauh dari lokasi tersebut yang bernama Bapak H.Hasan.

Di tempat inilah Kiai muda Ahmad Nahrawi menetap hingga akhir hayatnya.setelah mendapat amanat oleh Masyarakat sekitar untuk merintis pondok pesantren.Konon Nama “ Karanganyar dan Maqna’ul Ulum ” diberi oleh KH. Asnawi seorang Kiai dari Sumenep Madura .

Sebelum menempati di Gumuk,Kiai Ahmad Nahrawi sudah merintis pondok yang berlokasi dirumah mertuanya sekitar 50 M arah timur dari lokasi sekarang sejak tahun  1956, dari tempat inilah memulai kegiatan kepesantrenan walaupun sarana dan prasarana hanya berupa gedung Musholla yg berukuran kecil dan 2 papan kecil.Tidak lama dari lokasi pertama ,beliau pindah ke daerah Sumberwaru yang sekarang ditempati SMA Negeri Plus sekitar 2 bulan,lalu pindah lagi ke Gumuk lokasi yang hingga sekarang menjadi lokasi Pondok Pesantren Maqna'ul Ulum.