• unit
  • gbanner arab
  • gbanner13
  • gbanner

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا مِن قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


PP. MAQNA'UL ULUM

NPSN : 20577356

Jl. Pahlawan No.72 Sukorejo Sukowono Jember 68194 Jatim


ppmaqnaululum@gmail.com

TLP : 082337605286


          

Banner

Agenda

17 October 2019
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Statistik


Total Hits : 195990
Pengunjung : 56518
Hari ini : 6
Hits hari ini : 23
Member Online : 2
IP : 3.228.24.192
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Pengajian Kitab

Secara umum pengajian Kitab di pesantren menerapkan dua sistem;

1. Sorogan

adalah metode pembelajaran siswa/ santri aktif di hadapan seorang guru, dengan cara peserta didik/ santri membacakan materi ajar untuk mendapatkan koreksi dan tashih.

Istilah sorogan digunakan untuk sorogan Al-Qur’an dan sorogan Kitab Kuning.

Di hadapan seorang guru (biasa disebut Penyorog), seorang peserta didik (santri) membaca kitab kuning beserta maknanya – biasanya menggunakan bahasa Jawa – dengan metode pemaknaan ala “utawi iku”. Sedangkan Penyorog menyimak bacaan, mengingatkan kesalahan dan sesekali meluruskan cara bacaan yang benar.

Dengan metode pemaknaan “utawi iku” semacam ini, terangkum empat sisi pelatihan

  1. Kebenaran harakat, baik harakat mufradat (satu per satu kata) dan harakat terkait i’rab
  2. Kebenaran tarkib (posisi kata dalam kalimat, mirip dengan S-P-O-K {Subyek – Predikat – Obyek – Keterangan} dalam struktur bahasa Indonesia)
  3. Kebenaran makna mufradat (kosakata)
  4. Kebenaran pemahaman dalam masing-masing disiplin ilmu.

2. Bandongan

adalah metode pembelajaran guru aktif dengan cara guru membacakan materi ajar untuk kemudian disimak dan dicatat oleh peserta didik/ santri.

Biasanya, dalam sistem bandongan, santri juga membawa kitab kuning untuk kemudian ditulis makna per kata sebagaimana dibacakan oleh guru/ Kiai.Dalam pengajian Al-Qur’an, sistem bandongan ini sama halnya dengan semaan Al-Qur’an.

Pengajian Kitab di Pondok Maqnaul Ulum mengacu kepada sistem pengajian kitab yang ada di Pondok Pesantren Lirboyo ,sesuai dengan sintesa salah satu Pondok Maqna'ul Ulum yaitu Pondok Pesantren Lirboyo.

Pengajian kitab ini langsung di tangani dan diasuh oleh KH.Abdul Qodir Nachrowi salah satu alumni Pondok Lirboyo.